Melacak Keberadaan Seseorang Lewat no telepon


Bagaimana tidak canggihnya di era sekarang. Meski anda berada di ujung dunia pasti akan terlacak oleh mesin pencari  yang satu ini. lihat gambar di bawah. Betapa canggihnya, cukup memasukan no telepon kita atau orang lain, akan langsung terlacak oleh mesin tersebut.

Anda ingin mencoba??? Lacak teman anda dengan mesin pencari tersebut. Klik di Sini


setelah menemukan gambar diatas, masukan no telepon seperti contoh di atas, kemudian klik search. maka secara otomatis teman anda akan diketahui keberadaannya. Semoga dengan trik ini anda bisa menemukan mengetahui semua keberadaan teman anda 


Memaafkan Teman yang Bersalah Merupakan Hal Mulia



Rasa saling memaafkan memang harus selalu terjalin seterusnya. Namun, kebanyakan setelah saling memaafkan masih saja mencela teman lainnya. Maka dari itu, jangan sampai kita melukai hati seseorang. Karena betapa kita tidak mengetahui kepedihan yang mereka rasakan setelah kita melukainya. Maka kita lihat cerita permintaan maaf seorang di bawah ini:

Pada kalimat akhir yang kami ucapkan memang rasanya menimbulkan “pedas” yang membuat hati bisa mengkerut. Rasa itu kini aku turut merasakannya setelah hal itu terjadi padamu. Setelah hatiku dibuatnya sakit, aku sadar bahwa engkau tidak bersalah. Persoalan itu terus “menghantui” kehidupanku. Entah sampai kapan ingatan keburukan itu bisa hilang.

Malam ini memang aku menangis tak henti-hentinya. Namun, aku sangat berharap untuk bisa menyembuhkan luka yang aku derita. Mungkin engkau begitu mengerti keadaanku sekarang, dan aku pun begitu mengerti keadaanmu waktu itu. Mengapa engkau hanya terdiam. Seandainya aku sadar bahwa hatimu tersayat, mungkin aku yang akan menyembuhkannya.

Saat kemarin aku melihatmu, tak kuasa kumenahan isak tangis ini. rasa bersalah ini tidak pernah hilang hingga kini. Pun seandainya aku melupakannya, terkadang jika ingat kejadian waktu itu, kembali aku merasakan kesakitan yang luar biasa. Rasa ini perih, sakit, aku tak bisa bertahan hidup jika teru-terusan begini.

Bagaimana keadaanmu sekarang, semoga engkau baik-baik saja. Tak usah tanya keadaanku hari ini. meski engkau bertanya berulang-ulag kali, aku tetap akan berdiam diri. Mungkin rasa ini hanya aku yang bisa merasakannya. Rasanya tak usah kubagi dengan dirimu.

Bagaimana jika aku sembuh hari ini? bagaimana ketika aku sembuh engkau telah meninggalkanku? Tolonglah teman. Jangan engkau tinggalkan diriku sendirian menghadapi cobaan ini. aku tidak pernah berfikir jika eaku menghadapi sendiri.

Bulir keringat ini tak bisa kutahan. Kesakitan ini membuatku tak bisa mengusap keringatku karena menahannya. Aku sangat tidak berdaya teman. Memang ucapanku kala itu membuatmu tidak berdaya, tetapi aku sadar bahwa yang aku lakukan ini benar-benar salah. Masihkah engkau memafkanku?

Tapi, jika engkau memang tidak bisa melupakan kejadian itu, aku tidak akan pernah menyalahkanmu. Karena itu adalah kesalahankum karena itulah kecerobohanku. Semoga hati ini bisa merasakan apa yang engkau rasa hari ini. yang sudah tidak lagi merasakan sakit, serta kepedihan yang tiada ampun.

Akhir kata, maafkan aku teman. Aku memang orang yang pertama kali membuatmu sedih hingga engkau benar-benar mencoba melupakanku. Mulai detik ini aku tidak akan mengulang kejadian yang sama. Sehingga engkau benar-benar mencoba melupakanku.

Terima kasih dariku, karena engkaulah yang membuatku bahagia, karena engkau pulalah yang membuat aku tersenyum. Aku benar-benar menyesal berteman denganmu. Sebab, kebaikanmu tidak bisa aku lupakan. Maka dari itu, aku butuh maafmu teman.

Tuntutlah Untuk Bisa Bersahabat Dengan Waktu




Dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, terkadang kita merasa selalu dibebankan oleh waktu. Setiap hendak melakukan berbagai aktifitas terkadang dibenturkan dengan dua waktu sama yang  memiliki nilai penting atau bahkan selalu merasa tidak cukup memiliki waktu.

Berbeda halnya dengan orang disekeliling kita yang setiap harinya berjalan dengan lancar ketika hendak melakukan aktivitasnya. Rasa tergesa-gesa atau sama sekali tidak menjalankan karena kekurangan waktu, agaknya sulit ditemukan pada orang yang menghargai waktu. Padahal waktu yang dimilki orang tersebut dengan kita tidak berbeda sama sekali.

Sepertinya kita tidak bisa bersabat dengan waktu. Berbagai pengalaman menunjukkan, waktu sama sekali tidak mengekang apa yang hendak kita lakukan. Justru kelalaian kita yang membuat waktu tidak bisa memberi konsekuensi. Maka dari itu, lantas siapa yang bersalah? Sebab di satu sisi ketika orang memiliki waktu yang padat, ia sering kali menyalahkan waktu terlalu sedikit.

Sebenarnya waktu sendiri memiliki 3 “hukum” yang selalu mengikat kita. Dengan sistem otomatis yang dimiliki oleh waktu, tentunya kita harus mengikuti aturan mainnya. dari tiga hukum yang dijadikan sebagai aturan main, yakni Hak, Kewajiban, serta konsekuensi.

Pertama, jika kita bisa membagi waktu seefisien mungkin, maka kita akan memiliki waktu yang sangat bermanfaat. Meski kita memiliki waktu yang sangat dipadati oleh agenda kegiatan kita, bila pandai membagi waktu, setidaknya kita bisa menghindari jadwal bentrok. Biasanya jadwal sering bentrok karena disebabkan terlalu membuang waktu dengan kegiatan yang tidak berguna.

Kedua, setelah kita mendapatkan hak dari waktu, tentu kita harus melakukan “kewajiban” yang sudah menjadi aturan mainnya. Untuk melakukan kewajiban ini, waktu hanya memprioritas untuk selalu konsisten dalam menentukan waktu serta tidak membuang-buang waktu dengan sia-sia. Sehingga tidak sedikit pun waktu memberi sanksi terhadap kita.

Ketiga, setiap melakukan hal kebaikan tentunya kita akan mendapatkan timbal balik yang baik pula. Sebagaimana yang telah diberikan kebaikan oleh waktu. Begitu pula dengan bersikap yang dianggap sebagai melanggar aturan terhadap waktu. Tentunya waktu tidak akan memberikan dispensasi sedikitpun. Biasanya setelah kita melanggar waktu, sanksi yang diberikan berupa, selalu merasa sedikit waktu, sehingga kegiatan yang dilakukan sulit untuk optimal.

Jadi, setelah kita melihat fenomena waktu yang telah dialami, setidaknya kita sadar bahwa waktu memiliki peran yang sangat penting dalam hidup kita. Kita dicoba untuk menuntut untuk menghargai waktu, sehingga kita bisa bersahabat dengan waktu.

Bangsa Indonesia harus mendapatkan fasilitas yang layak.




Dalam membuat tata aturan yang diharapkan untuk bisa menjadikan negara ini sebagai negara yang sejahtera, sepertinya sudah terkenal sejak masa orde lama. Sebagai mana saat Indonesia dipimpin oleh Presiden Soekarno. Betapa bangsa indonesia betul-betul diayomi, salah satunya menaati peraturan yang telah berlaku.

Sebab bagaimana pun juga, bangsa Indonesia sudah harus bisa hidup layak seperti halnya masyarakat yang berada di negara-negara maju. Hal ini tentu harus bisa disandingkan dengan masyarakat yang “patuh” hukum. Jika ia benar maka benarkanlah, tapi jika ia salah maka salahkanlah, bukan diperlakukan yang tidak adil.

Hukum tersebut sudah pasti diberlakukan untuk orang-orang yang berada di Indonesia. Begitu pula bagi orang yang sedang tinggal di tanah air ini hanya beberapa saat maupun hanya sekedar melakukan kegiatan yang bersifat sementara.

Hingga pada akhirnya orang yang sedang melakukan kegiatan di Indonesia pun menerima hak, kewajiban, serta konsekuensinya. Setidaknya sebagai masyarakat Indonesia yang sudah lama tinggal akan mendapatkan fasilitas yang prioritas ketimbang masyarakat yang hanya sekedar singgah di Indonesia (masyarakat asing).

Namun, tidak bisa dinafikkan bahwa pada kenyataannya masyarakat Indonesia masih belum mendapatkan hak prioritas dibanding tamu-tamu yang datang dari negara lain. Semoga hal ini bisa menyadarkan bahwa setiap penghuni akan mendapatkan nilai lebih dari pada tamu yang berkunjung.

Dalam menjalankan aktifitas sehari-hari memang amat terasa sangat berat. Berbagai hukum yang dicantumkan pada sebuah bundelan kertas yang biasa disebut dengan Undang-Undang Dasar (UUD) selalu memantau. Terkadang hidup ini bisa dibilang keras, tapi kita tidak bisa hanya berdiam diri. Harus keras untuk menjalani hidup positiv, agar segala peraturan tidak salah menilai hidup kita.

Maka pada saat kelayakan hidup ini bisa dinikmati bersama, tentunya akan menjadikan bangsa dan negara ini sejahtera. Berbeda halnya dengan peraturan yang bersifat parsial (baca: sepihak), yang bisa membuat cemburu sosial.

Sebab itu, mari kita menghargai peraturan yang telah dibuat. Agar apa yang dicita-citakan oleh negara Indonesia terwujud dengan sempurna. Harus keras dalam menjalankan hidup yang positiv memang harus diperlukan. Sehingga tidak ada lagi konflik, kemiskinan, pendidikan yang tidak layak dan sebagainya.

Seberapa Sering Anda Mengedipkan Mata Setiap Hari



Setiap hari mungkin kita tidak pernah berfikir untuk coba menghitung berapa banyak mata kita berkedip. Jika dihitung menggunakan detik, mungkin dalam waktu lima detik kita akan merasakan kedipan mata.

Tanpa kita sadari, jika dihitung setiap hari orang akan melakukan kedipan mata hingga 20 ribu kali. Hal ini memang membuat kita tercengang ketika ingat apa yang telah kita lakukan setiap harinya.

Begitu pula dengan detak jantung yang setiap waktu terus berdetak. Bayangkan, bagaimana saat jantung kita berhenti sejenak. Rasanya memang tidak bisa dibayangkan. Namun, begitulah fenomena kehidupan.

Mungki setidak menimbulkan pertanyaan mengenai kedipan mata. Menagapa setiap hari kita harus berkedip? Padahal, seandainya tidak berkedip pun tidak akan mengakibatkan apa-apa. Hanya saja, fungsi berkedip memang tidak bisa ditunda. Sebab, refleks yang ditimbulkan ketika sesuatu hendak mengancap bola mata kita. Maka dari situlah kelopak mata, langsung menutupinya.

Demikian halnya dengan air mata. Jika kita tidak mengedipkan mata. Mata akan mengakibatkan iritasi yang disebabkan gesekan antara kelopak mata dengan bola mata. Maka dari itu hindari menunda kedipan mata yang ditakutkan berakibat iritasi.

selain itu, Berkedip juga menggambarkan emosi dan perasaan kita jika terjadi sesuatu. Seperti, perasaan cemas membuat kita berkedip lebih banyak. Jika kita panik, biasanya tanpa disadari, mata akan berkedip lebih banyak dibanding situasi normal.

Demikian seterusnya, maka dari itu. Sering-seringlah mengedipkan mata. Untuk menghindari tindakan fenomena yang mencoba untuk mengganggu aktifitas mata kita setiap harinya.

Kura-Kura VS Kupu-Kupu




Mahasiswa adalah status luar biasa yang melekat pada diri kita. Tidak semua orang berkesempatan menyandang predikat sebagai mahasiswa. Mahasiswa bisa dikatakan tulang punggung rakyat untuk menggantungkan harapannya.

Pasalnya, sebagai kaum intelektual, diharapkan mahasiswa saat kembali ke masyarakat benar-benar bisa memberikan kontribusinya pada masyarakat. Oleh karena itu, saat masih berstatus sebagai mahasiswa, perlu dipersiapkan bekal yang nantinya akan bisa diaplikasikan sebagai wujud kontribusinya tersebut.

Mahasiswa kupu-kupu di sini maksudnya adalah mahasiswa yang hanya kuliah pulang – kuliah pulang. Mahasiswa tipe ini datang ke kampus hanya untuk kuliah saja (study only). Ketika kuliah (di kelas) selesai , aktivitas lain mungkin ke perpustakaan, ke kantin, atau nongkrong.

Setelah itu pulang ke kos atau rumah masing-masing. Hal ini memang menjadi fenomena di lingkungan Fakultas MIPA yang konon untuk masuk di fakultas ini butuh perjuangan ekstra dan untuk menjalani perkuliahan pun penuh perjuangan. Dianalogikan dengan kupu-kupu karena kampus hanya dijadikan sebagai tempat ‘hinggap’ untuk menimba ilmu dan mengenyam pendidikan formal saja.

Lain halnya dengan mahasiswa kura-kura. Mahasiswa kura-kura di sini maksudnya adalah mahasiswa yang hanya kuliah rapat-kuliah rapat. Dianalogikan dengan kura-kura yang berjalan lambat karena saking banyaknya mengikuti organisasi, membuat sang mahasiswa tersebut terlambat studinya (lulusnya lama). Sering dia mengabaikan kuliahnya dan lebih fokus pada amanahnya di organisasi. Atau selain hiperaktif di organisasi, dia juga mengabaikan kuliah dan lebih fokus bekerja (bagi mahasiswa yang kuliah sambil kerja).

Mahasiswa, dengan menghasung idealismenya mempunyai peran yang besar dalam lingkungan masyarakat di kemudian hari. Agar peran tersebut benar-benar memberikan pengaruh yang signifikan dalam lingkungan masyarakat, maka aktivitasnya saat menjadi mahasiswa akan menjadi bekal utama untuk mewujudkan tujuan tersebut.

Mahasiswa sebagai generasi muda, harta mulia bangsa Indonesia, yang akan menjadi tulang punggung bangsa ini ke depan, mempunyai peran yang luar biasa, sebagai iron stick, social control, agent of change, dan moral force. Tentu, peran yang luar biasa ini tidak akan pernah terwujud jika mahasiswa ke kampus hanya untuk kuliah dan kuliah (study only).

Untuk mewujudkan peranan mahasiswa di atas diperlukan suatu sarana, salah satunya organisasi. Dewasa ini, tatanan kehidupan kampus memberikan peluang besar bagi mahasiswa untuk mendapatkan ilmu dan pengalaman yang tidak akan pernah didapatkan di bangku perkuliahan. Organisasi merupakan wadah untuk mengasah soft skill, melatih kemampuan komunikasi dan sosialisasi dengan orang lain.

Akan tetapi, mahasiswa tidak dianjurkan fokus dalam organisasi saja. Study oriented mutlak diperlukan karena sebagai insan berpendidikan tak ada lagi orientasi lain bagi seorang mahasiswa selain mencari dan mendapatkan ilmu, yang tidak baik adalah study only atau organisasi only.

Masing-masing individu tentunya mempunyai pemahaman tentang menjaga keseimbangan antara studi dan organisasi. Mahasiswa yang cerdas akan mampu memanajemen hal ini dengan baik, bahkan antara studi dan organisasi bisa saling bersinergi sehingga predikat menjadi mahasiswa ideal bisa diwujudkan.

Tulisan ini telah sedikit memberi gambaran bagaimana seharusnya menjadi mahasiswa yang ideal yang mampu memanfaatkan masa kuliahnya secara efektif. Akhirnya, apakah layak kita disebut sebagai mahasiswa yang ideal? Atau kita termasuk dalam tipe mahasiswa kupu-kupu? Atau malah kita termasuk mahasiswa kura-kura? Jawabannya kembali pada diri kita masing-masing dan sejauh mana kita bertekad untuk berubah.

Perbincangan Bayi dengan Tuhan




Allah mempunyai maksud tertentu ketika menciptakan manusia, dan maksud tersebut menjadi tugas bagi setiap manusia yang dilahirkan dimuka bumi. Agar masing-masing manusia dapat menjalankan tugas yang diembannya, Allah tidak pernah lupa untuk memberikan “fasilitas” yang unik kepada masing-masing orang yang kemudian dinamakan “Bakat”. Kalau saja setiap orang bisa menemukan “Bakat”nya masing-masing, Itu berarti bahwa kita bisa menemukan “Jalan” suksesnya masing-masing.

Dan untuk bisa mendapatkan tiket masuk kejalan tersebut, dibutuhkan “Do’a Ibu”, karena ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dimata Allah. Maka dari itu untuk mendapatkan tiket masuk ke jalan sukses, kita harus menjaga perilaku, dengan cara memelihara silaturahmi dengan orang tua kita, Aminn.

Suatu ketika seorang bayi siap lahir kedunia. Menjelang diturunkan dia bertanya kepada tuhan.“Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana? Saya begitu kecil dan lemah,”Kata si bayi.

Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu.”

“tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia.”Demikian kata si bayi.

Tuhan pun menjawab, “malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari.” Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya, dan jadi lebih bahagia.

Si bayi pun bertanya kembali, “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?”

Sekali lagi tuhan menjawab, “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo’a.”

Si bayi pun masih belum puas, ia pun bertanya lagi. “saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang kan melindungi saya?”

Dengan penuh kesabaran tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun.”

Si bayi pun masih tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, “Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi.”

Dan Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu.”

Saat itu surga begitu terangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak dengan suara lirih bertanya, “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nanti?”

Tuhanpun menjawab, “Kamu dapat memanggil malaikatmu..IBU...” Kenanglah ibu yang menyayangimu.

Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi....
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu...?

Ingatkah engkau ketika jemari IBU mengusap lembut kepalamu? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata IBU mu ketika ia melihatmu terbaring sakit?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan. Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu. Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang. Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu didepan pintu bahkan sampai malampun kian larut.

Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan dimasa datang. Ketika ibu telah tiada, tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita, tak ada lagi senyuman yang indah tanda bahagia.

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya,

Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya.

Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan.

Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit. Tak ada lagi dan takkan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya.

Kembalilah segera , peluklah ibu yang selalu menyayangimu. Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya. Sahabat,,,

Berdo’alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya. Jangan biarkan engkau menyesal dimasa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu..
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya..

IBU...maafkan aku, sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas

Terima kasih IBU
Allah mempunyai maksud tertentu ketika menciptakan manusia, dan maksud tersebut menjadi tugas bagi setiap manusia yang dilahirkan dimuka bumi. Agar masing-masing manusia dapat menjalankan tugas yang diembannya, Allah tidak pernah lupa untuk memberikan “fasilitas” yang unik kepada masing-masing orang yang kemudian dinamakan “Bakat”. Kalau saja setiap orang bisa menemukan “Bakat”nya masing-masing, Itu berarti bahwa kita bisa menemukan “Jalan” suksesnya masing-masing.

Dan untuk bisa mendapatkan tiket masuk kejalan tersebut, dibutuhkan “Do’a Ibu”, karena ibu memiliki kedudukan yang sangat tinggi dimata Allah. Maka dari itu untuk mendapatkan tiket masuk ke jalan sukses, kita harus menjaga perilaku, dengan cara memelihara silaturahmi dengan orang tua kita, Aminn.

Suatu ketika seorang bayi siap lahir kedunia.
Menjelang diturunkan dia bertanya kepada tuhan.“Para malaikat disini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimku ke dunia, tetapi bagaimana cara saya hidup disana? Saya begitu kecil dan lemah,”Kata si bayi.

Tuhan menjawab, “Aku telah memilih satu malaikat untukmu. Ia akan menjaga dan mengasihimu.”

“tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa, ini cukup bagi saya untuk bahagia.”Demikian kata si bayi.

Tuhan pun menjawab, “malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari.” Dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya, dan jadi lebih bahagia.

Si bayi pun bertanya kembali, “Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?”

Sekali lagi tuhan menjawab, “Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo’a.”

Si bayi pun masih belum puas, ia pun bertanya lagi. “saya mendengar bahwa dibumi banyak orang jahat, siapa yang kan melindungi saya?”

Dengan penuh kesabaran tuhan pun menjawab, “Malaikatmu akan melindungimu, dengan taruhan jiwanya sekalipun.”

Si bayi pun masih tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya, “Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat engkau lagi.”

Dan Tuhanpun menjawab, “Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku, dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku, walaupun sesungguhnya Aku selalu berada disisimu.”

Saat itu surga begitu terangnya, sehingga suara dari bumi dapat terdengar, dan sang anak dengan suara lirih bertanya, “Tuhan, jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa nama malaikat dirumahku nanti?”

Tuhanpun menjawab, “Kamu dapat memanggil malaikatmu..IBU...” Kenanglah ibu yang menyayangimu.



Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika aku pergi....
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu, tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu...?

Ingatkah engkau ketika jemari IBU mengusap lembut kepalamu? Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata IBU mu ketika ia melihatmu terbaring sakit?

Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu dirumah tempat kau dilahirkan. Kembalilah memohon maaf pada ibumu yang selalu rindu akan senyumanmu.
Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi yang selalu membuatmu lupa untuk pulang.
Segeralah jenguk ibumu yang berdiri menantimu didepan pintu bahkan sampai malampun kian larut.

Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan dimasa datang...
Ketika ibu telah tiada, tak ada lagi yang berdiri didepan pintu menyambut kita, tak ada lagi senyuman yang indah tanda bahagia.

Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya,

Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya.

Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu makan.
Tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit.
Tak ada lagi dan takkan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya.

Kembalilah segera , peluklah ibu yang selalu menyayangimu. Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik diakhir hayatnya. Sahabat,,,

Berdo’alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan cinta dan kasih sayangnya. Jangan biarkan engkau menyesal dimasa datang, kembalilah pada ibu yang selalu menyayangimu..
Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya.

IBU...maafkan aku, sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas

Terima kasih IBU

"Kebohongan" yang dilakukan Oleh Ibu




1. Saatnya makan jika makanannya kurang, ia akan memberikan makanan itu kepada anaknya dan berkata: "cepatlah makan nak, ibu tidak lapar"

2. Waktu makan ia selalu menyisihkan ikan dan daging untuk anaknya dan berkata: "Ibu tidak suka makan daging, makanlah nak"

3. Tengah malam saat dia menjaga anaknya yang sedang sakit, ia berkata: "istirahatlah nak .. ibu masih belum ngantuk"

4. Saat anak sudah tamat sekolah, bekerja, mengirimkan uang untuk ibu, ia berkata: "simpanlah untuk keperluanmu nak, ibu masih punya uang"

5. Saat anak sudah sukses, menjemput ibu untuk tinggal si rumah besarnya, ia lantas berkata: "rumah tua kita sangat nyaman, ibu tidak terbiasa tinggal disana"

6. Saat menjelag tua ibu sakit keras, anaknya akan menangis tetapi ibu masih bisa tersenyum sambil berkata: "jangan menangis nak, ibu tidak apa-apa" Ini adalah kebohongan terakhir yg dibuat ibu.


Kisah...
Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya kepada ibunya. "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab, Ibu adalah seorang wanita, Nak". "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat. "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."

Kemudian, anak itu bertanya pada ayahnya. "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis tanpa ada sebab yang jelas?"Sang ayah menjawab, "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.

Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali menangis?"Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.

Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, danmengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.

Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa. Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.

Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.

Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.

Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan".

Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau masih hidup.

Resensi Film Veronica Guerin





Film ini di perankan oleh Veronica Guerin, dia adalah jurnalis dari Sunday Independen. Pada awalnya film itu menceritakan kematian dari Veronica Guerin. Setelah trailer itu memundurkan dari film itu akhirnya memutarkan tentang penyebab Veronica meninggal.

Pada awalnya Veronica sering menulis tentang masalah politik, olahraga, dan lain sebagainya. Tetapi karena pada saat itu kota nya sendiri telah beredar perdagangan dan pemakai narkoba, akhirnya Veronica pun tertarik terhadap kasus-kasus tersebut. Sehingga Veronica ingin sekali melakukan investigasi untuk menemukan kasus-kasus itu. Yang membuat Veronica terkejut adalah ketika dia melihat banyak sekali anak kecil yang memegang jarum suntik dan bahkan memakainya.

Dia setiap hari mendatangi tempat tersebut untuk mencari fakta-fakta tentang narkoba untuk diberitakannya. Namun, dia mencoba merayu temannya yang bernama John, untuk memberitahukan tentang siapa pelaku dari semua ini. John tidak memberitahukan sedikitpun tentang keberadaan siapa yang mengedarkan narkoba, tetapi dia diminta untuk menjauhi.

Veronica tidak sedikitpun menyerah untuk mencari tahu. Ketika ada pemakaman Cahill, Veronica menghadiri ke pemakaman tersebut bersama rekannya. Pada saat itu dia ditelpon oleh John bahwa pelaku pembunuhan dan pengedaran narkoba adalah Hutch. Awalnya veronica percaya bahwa yang membunuhnya itu adalah Hutch. Sampai-sampai dia mendatangi rumah Hutch dan bertemu dengan Hutch, yang kemudian dipaksa untuk mengaku bahwa dia adalah pengedar narkoba dan orang yang membunuh Cahill.

Lama-kelamaan Gilligan terbukti bahwa penjahat yang paling ganas adalah Gilligan. Kemudian dia langsung menanyakan kepada John bahwa Gilligan telah diketahui. Bukti itu di beri tahu oleh temannya yang bernama Meehan, yang pada saat itu memaksa agar Meehan bercerita tentang Gilligan. Akahirnya Meehan pun memberikan foto John dan Gilligan ketika berada di Amsterdam.

Setelah mendapatkan foto itu dia langsung mendatangi John dan menunjukkan foto itu. John pun merasa panik, tetapi dia tidak memperlihatkan kepanikan itu didepan Veronica dan mengatakan bahwa dia sama sekali tidak mengenal Gilligan. John langsung menelpon Gilligan mengatakan bahwa Veronica telah mengenal Gilligan dan tahu semua status harta yang telah dimiliki oleh Gilligan.

Karena kemarahan dari Gilligan sampai dia memerintahkan kepda John untuk membunuh Veronica. Awalnya teror tembakan terhadap kaca rumah Veronica, yang sampai mengejutkan dan menjadikan kepanikan semua keluarga Veronica. Dan yang lebih parahnya pada saat semua keluarganya berpesta, Veronica ditembak oleh orang yang misterius.

Keesokan harinya iya mendatangi rumah Hutch dan bertanya apakah Hutch yang melakukan penembakan pada waktu malam itu, tetapi Hutch dengan tegas tetap dia tidak mengaku. Akhirnya Veronica menemui John menanyakan lagi tentang Gilligan, tetapi John tetap tidak ingin memberitahukannya. Seandainya Veronica mau bergabung dengan Gilligan dia akan mendapatakan uang sebesar $100, tetapi Veronica menolak. Ia ingin meminta sebesar $300.00.

Gilligan merasa benci terhadap Veronica yang selalu mengincarnya dan selalu menuntut agar dia masuk penjara. Ketika Gilligan dibawa kepengadilan, dia merasa bangga karena hakim masih memihak kepada Gilligan. Veronica merasa harus tetap memnjarakan Gilligan.

Setelah mecapai puncaknya John menelpon Gilligan bahwa esoknya Veronica akan menjalankan Persidangan di jalan Naas. Veronica ketika senang karena dia bebas dari persidangan tilangnya berhenti karena lampu merah. Ktika dia sedang asyik-asyik menelpon semua keluarganya, tiba-tiba seseorang menembaknya sebanyak tiga kali tembakan. Dan pada akhirnya Veronica meninggal.

 kematian Veronica menggentarkan negara Irlandia. Beberapa hari kemudian diadakan sidang, untuk menuntut Gilligan sebagai pelaku dari semua kasus ini. Dan pada akhirnya Gilligan beserta kawan-kawannya di penjara 28 tahun. John melarikan diri keportugal. Setelah kematian Veronica, tindakan kriminal yang ada di negara Irlandia menurun menjadi 15%.
Diberdayakan oleh Blogger.